Penumpukan Pinang Karena Belum Adanya Permintaan

Foto penumpukan Pinang yang belum juga dijual Argamakmur- Pohon Pinang yang banyak tumbuh di daerah Kabupaten Bengkulu Utara, membuat banyak orang yang mengambil buahnya dan di bersihkan, lalu dijual ke toko beli hasil bumi atau sering disebut toke hasil bumi. Yang diketahui akhir-akhir ini belum adanya permintaan dari luar negeri. Sehingga toke-toke pinang harus menumpung dahulu pinangnya karena harga sangat turun. Agustion yang sering di sapa Ujang Pinang (55) salah seorang pembeli hasil bumi mengungkapkan” permintaan luar negeri belum ada, sehingga kita harus menumpuk dahulu pinang-pinang ini hingga harga mulai stabil seperti biasa. Kalo dijual sekarang kita bisa mengalami banyak kerugian, harga beli mahal harga jual murah, jadinya kan bisa rugi.”ujarnya. Saya berharap semoga adanya permintaan sehingga kita bisa cepat menjual pinang-pinang karena kalo kelamaan bisa banyak mengalami susut.”ujarnya lagi.